Anak Yatim Mandiri Darul Quran Jepara Raih Juara 1 Lomba Tahfidz Quran di Swalayan Jepara

Kabar gembira datang dari keluarga besar Yayasan Mandiri Darul Quran Jepara. Salah satu anak binaan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Lomba Tahfidz Quran yang digelar di Swalayan Jepara. Prestasi ini terasa begitu mengharukan, mengingat ia harus bersaing dengan sekitar 80 peserta lain yang berasal dari berbagai TPQ, madrasah, pondok pesantren, serta lembaga pendidikan Al-Quran di Kabupaten Jepara dan sekitarnya.

Suasana Lomba yang Penuh Haru dan Ketegangan

Acara lomba yang digelar di area pusat perbelanjaan tersebut berlangsung meriah. Meskipun digelar di tempat umum, para peserta tetap menunjukkan kesiapan mental dan kemampuan hafalan terbaik mereka. Penonton yang terdiri dari orang tua, pembimbing, dan para pengunjung swalayan memberikan dukungan moral sepanjang perlombaan berlangsung.

Setiap peserta diuji dalam berbagai aspek, mulai dari :

  • Ketepatan hafalan,

  • Kefasihan bacaan,

  • Ketepatan tajwid dan makhraj huruf,

  • Ketulusan dan penghayatan saat melantunkan ayat,

  • Hingga kemampuan menjawab lanjutan ayat secara spontan.

Di antara para peserta yang tampil dengan kemampuan luar biasa, anak yatim dari Yayasan Mandiri Darul Quran menunjukkan performa yang sangat menonjol. Suaranya yang tenang, lantunan ayat yang tartil, serta hafalan yang kuat membuat para juri memberikan penilaian terbaik

Adapun 5 Peserta yang berasal dari LKSA Mandiri Darul Quran adalah :
1. M. Syiham Sajaya
2. Nikita Isnaini
3. Alfina Laila Hidayah
4. Micheale Rizqia
5. Zakira Bilqis

Perjuangan yang Tidak Mudah

Keberhasilan meraih juara pertama ini bukan datang secara instan. Anak yatim tersebut telah melalui proses pembinaan tahfidz secara rutin di yayasan—mulai dari murojaah harian, setor hafalan, hingga pembinaan akhlak dan disiplin ibadah.

Di balik senyum dan keberhasilannya, tersimpan perjuangan panjang yang penuh:

  • Kedisiplinan bangun dini hari untuk murojaah,

  • Ketekunan dalam menyetorkan hafalan kepada ustadz/ustadzah,

  • Serta doa yang tidak pernah putus dari para pengasuh, pembina, dan para donatur.

 

Prestasi ini menjadi bukti bahwa dengan bimbingan yang tepat, kasih sayang, dan lingkungan yang mendukung, anak-anak yatim mampu menorehkan prestasi setara bahkan lebih dari anak-anak lainnya.

Kebanggaan untuk Yayasan dan Inspirasi bagi Anak-Anak Lain

Kemenangan ini disambut penuh syukur oleh seluruh keluarga besar yayasan. Para pengurus dan pengajar merasa bangga karena pembinaan yang selama ini dijalankan membuahkan hasil nyata.

 

Bagi anak-anak yatim lainnya, prestasi ini menjadi motivasi besar untuk lebih semangat dalam belajar dan menghafal Al-Quran. Mereka melihat bahwa keberhasilan bukan hanya milik mereka yang lengkap orang tua, tetapi milik siapa saja yang berusaha sungguh-sungguh.

Ucapan Syukur dan Terima Kasih

Yayasan Mandiri Darul Quran Jepara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada:

  • Para pembina tahfidz yang sabar dan tekun membimbing,

  • Para donatur yang terus setia mendukung program pendidikan dan pengasuhan,

  • Serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moral dan doa.

 

Prestasi ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan bersama—kemenangan yang menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian mampu menguatkan langkah anak-anak yatim menuju masa depan yang penuh cahaya.

Harapan ke Depan

Semoga prestasi ini menjadi awal dari jejak-jejak gemilang lainnya. Harapannya, anak-anak yatim Mandiri Darul Quran terus tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia, berilmu luas, dan bermanfaat bagi umat.

Alhamdulillah, Juara 1 berhasil diraih.
Semoga Allah memberkahi setiap langkah dan usaha mereka.