Di Tengah Tren Pamer Kebaikan, Mandiri Darul Qur’an Mengajak Kembali Percaya pada Catatan Malaikat
Di era media sosial yang serba terbuka, kebaikan sering kali tak lagi cukup dilakukan, tetapi juga harus ditampilkan. Fenomena ini terlihat dari seorang pemuda yang diduga lebih sibuk mencatat amal baiknya di media sosial, seakan lupa bahwa dalam ajaran Islam telah ada Malaikat Raqib dan Atid yang senantiasa mencatat setiap perbuatan manusia, tanpa jeda dan tanpa lupa.
Sebagai lembaga sosial dan dakwah, Mandiri Darul Qur’an memandang fenomena ini sebagai momentum penting untuk menguatkan kembali nilai keimanan, khususnya iman kepada malaikat sebagai bagian dari rukun iman. Kepercayaan bahwa setiap amal telah dicatat oleh Malaikat Raqib dan Atid seharusnya melahirkan keikhlasan, bukan kebutuhan akan pengakuan publik.
Mandiri Darul Qur’an selama ini mendampingi anak-anak yatim, dhuafa, dan generasi muda dalam pembinaan Al-Qur’an dan akhlak. Salah satu nilai utama yang ditanamkan adalah beramal dengan hati yang ikhlas, meskipun tidak diketahui manusia. Sebab, Allah SWT Maha Mengetahui, dan para malaikat-Nya tidak pernah lalai mencatat.
Di sisi lain, Mandiri Darul Qur’an juga memahami bahwa dokumentasi kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan di media sosial memiliki fungsi penting sebagai sarana transparansi, edukasi, dan dakwah. Namun, lembaga ini senantiasa mengingatkan bahwa niat harus tetap lurus: bukan untuk pamer, melainkan untuk mengajak dan menginspirasi kebaikan.
Fenomena pemuda yang lebih mengandalkan “catatan digital” daripada keyakinan pada catatan malaikat menjadi refleksi bagi kita semua. Apakah amal yang kita lakukan benar-benar karena Allah, atau sekadar demi mendapatkan apresiasi dari manusia?
Melalui pembinaan Qur’ani dan keteladanan, Mandiri Darul Qur’an mengajak masyarakat untuk kembali menumbuhkan kesadaran bahwa sebaik-baik amal adalah yang ikhlas, meskipun tak pernah viral. Sebab, yang menentukan nilai amal bukanlah jumlah like dan komentar, melainkan penerimaan Allah SWT yang tercatat rapi oleh Malaikat Raqib dan Atid.
Semoga kita semua, khususnya generasi muda binaan dan sahabat Mandiri Darul Qur’an, senantiasa diberi kekuatan untuk beriman dengan benar, beramal dengan tulus, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan
