Mandiri Darul Qur’an Menggelar Ruwahan, Kirim Doa Ahli Kubur, dan Khatmil Qur’an
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan melestarikan tradisi keagamaan, Mandiri Darul Qur’an menyelenggarakan kegiatan Ruwahan, Kirim Doa untuk Ahli Kubur, serta Khatmil Qur’an pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para santri, pengurus, serta masyarakat sekitar dengan suasana yang khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Acara diawali dengan khatmil Qur’an, yang merupakan puncak dari rangkaian pembacaan Al-Qur’an oleh para santri Mandiri Darul Qur’an. Kegiatan khatmil Qur’an ini diniatkan sebagai bentuk ibadah, rasa syukur, serta wasilah doa yang dihadiahkan kepada para orang tua, leluhur, dan seluruh ahli kubur kaum muslimin yang telah mendahului.
Setelah khatmil Qur’an, acara dilanjutkan dengan ruwahan dan kirim doa ahli kubur, yang diawali dengan tawasul, pembacaan Surat Yasin, tahlil, dan doa bersama. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan dzikir yang dibacakan secara berjamaah menciptakan suasana spiritual yang mendalam serta menjadi pengingat akan pentingnya mendoakan para pendahulu dan memperbaiki kualitas diri sebagai bekal kehidupan akhirat.
Dalam tausiyah singkatnya, pengasuh Mandiri Darul Qur’an menyampaikan bahwa kegiatan ruwahan dan kirim doa ini merupakan wujud bakti kepada orang tua dan para leluhur, sekaligus sarana memperkuat hubungan batin antara yang hidup dan yang telah wafat melalui doa. Jamaah juga diajak untuk senantiasa memperbanyak amal kebaikan, menjaga akhlak, serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan ini tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah antara santri Mandiri Darul Qur’an dengan masyarakat sekitar. Kebersamaan dalam doa dan dzikir mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang telah menjadi tradisi keagamaan di tengah masyarakat.
Mandiri Darul Qur’an berharap melalui kegiatan ruwahan, kirim doa ahli kubur, dan khatmil Qur’an ini, seluruh jamaah mendapatkan keberkahan, ketenangan hati, serta kekuatan iman. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah yang telah dilakukan, mengampuni dosa para ahli kubur, dan melimpahkan rahmat-Nya kepada seluruh keluarga besar Mandiri Darul Qur’an.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sederhana. Suasana khusyuk yang tercipta menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan ini terus menjadi sarana penguatan spiritual dan kebersamaan di lingkungan Mandiri Darul Qur’an.
